Pengertian dan penjelasan perintah perintah di Mikrotik

Tugas Pak Ardian
11 TKJ 3
  1. Fungsi Dhcp Server dan cara kerja Dhcp Server
  2. Fungsi Dhcp Client dan cara kerja Dhcp Client
  3. Arp dan Table Arp
  4. Bridge dan cara kerja bridge
  5. Switch dan cara kerja switch
  6. Routing
  7. Static routing
  8. Policy routing
  9. Nat
  10. Address list
  11. Access list (wireless)
  12. Connect list (wireless)
  13. Simple queue
  14. Burst
  15. Pcq

Jawaban

1. Fungsi Dhcp Server dan cara kerja Dhcp Server
DHCP server (Dynamic Host Configuration Protocol) adalah paramenter yang berfungsi sebagai penyedia IP address secara dynamic atau otomatis.
cara kerja :
  1. IP Least Request
    Komputer client meminta alamat IP ke server
  2. IP Least Offer
    DHCP server yang memiliki list alamat IP memberikan penawaran kepada komputer client
  3. IP Lease Selection
    Komputer client memilih/ menyeleksi penawaran yang pertama kali diberikan DHCP, kemudian melakukan broadcast dengan mengirim pesan bahwa komputer client menyetujui penawaran tersebut
  4. IP Lease Acknowledge
    Pada tahap ini DHCP server menerima pesan tersebut dan mulai mengirim suatu paket acknowledge (DHCPACK) kepada client.
  5. Paket tersebut berisi berapa lama komputer client bisa menggunakan alamat IP tersebut (yang diberikan DHCP server) beserta konfigurasi lainnya. Dan komputer client pun dapat terhubung ke jaringan.
2. Fungsi Dhcp Client dan cara kerja Dhcp Client
Pengertian DHCP CLIENT Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP) merupakan service yang memungkinkan perangkat dapat mendistribusikan/assign IP Address secara otomatis pada host dalam sebuah jaringan. Cara kerjanya, DHCP Server akan memberikan response terhadap request yang dikirimkan oleh DHCP Client.
3. Arp dan Table Arp
ARP adalah protocol yang berfungsi memetakan ip address menjadi MAC address.
4. Bridge dan cara kerja bridge
Bridge dapat berfungsi menghubungkan 2 buah jaringan komputer LAN yang sejenis, sehingga dapat memiliki satu jaringan LAN yang lebih besar dari ketentuan konfigurasi LAN tanpa bridge.
5. Switch dan cara kerja switch
Switch berfungsi sebagai penguat sinyal jaringan komputer, namun juga sebagai penghubung antara komputer supaya dapat berkomunikasi satu sama lain. Switch memiliki beberapa port RJ45 sebagai port penghubung dengan perangkat lain.
6. Routing
Routing merupakan sebuah mekanisme pengiriman paket data yang ditransmisikan dari satu network ke network yang lain
7. Static routing
Static routing (Routing Statis) adalah sebuah router yang memiliki tabel routing statik yang di setting secara manual oleh para administrator jaringan. Routing static pengaturan routing paling sederhana yang dapat dilakukan pada jaringan komputer.
8. Policy routing
secara garis besar policy routing berfungsi memberi jalan kepada client dari dua isp,misalnya client dengan ip 10.10.10.5 akan terhubung ke isp a dan ip 10.10.10.6 terhubung ke isp b
9. Nat
NAT (Network Address Translation) adalah suatu protokol yang digunakan mikrotik untuk mentranslasikan IP publik ke IP privat agar ip privat dapat tersambung dengan ip publik dalam penggunaan internet.
10. Address list
Address list, adalah salah satu fitur mikroTik yang fungsinya untuk memudahkan kita dalam menandai suatu konfigurasi address. Sehingga dengan address list, kita bisa membuat list address yang ingin di tandai tanpa harus menggangu konfigurasi penting di fitur lainnya.
11. Access list (wireless)
Access list merupakan filter autentikasi sebuah AP (mode Access Point) terhadap client yang terkoneksi. 
12. Connect list (wireless)
merupakan tool yang memiliki fungsi kebalikan dari Access list, yaitu digunakan disisi wireless client untuk membatasi koneksi terhadap AP
13. Simple queue
Merupakan metode bandwidth management termudah yang ada di Mikrotik
14. Burst
burst adalah bandwitdh tambahan di atas max-limit yang mungkin didapatkan dalam kondisi tertentu. Burst akan terjadi jika average-rate dari queue lebih kecil dari setting burst-threshold.
15. Pcq
PCQ (Per Connection Queue) merupakan salah satu cara pada mikrotik untuk melakukan pembagian bandwidth secara merata dan adil.


Materi DNS


DNS (Domain Name Server) adalah server yang digunakan untuk mengetahui IP Address suatu host lewat host name-nya. Dalam dunia internet, komputer berkomunikasi satu sama lain dengan mengenali IP Address-nya. Namun bagi manusia tidak mungkin menghafalkan IP address tersebut, manusia lebih mudah menghapalkan kata-kata seperti www.yahoo.com dan www.google.com. Fungsi utama dari sebuah server DNS adalah menerjemahkan nama-nama host (hostname) menjadi alamat IP atau sebaliknya sehingga nama sebuah host akan lebih mudah diingat oleh pengguna. Fungsi lain dari DNS adalah memberikan informasi tentang suatu host ke seluruh internet.


dns

DNS dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu :
  1.  Primary name server adalah master DNS yang bertanggung jawab atas resolusi domain dan sub domain yang dikelolanya.
  2.  Secondary name server adalah server DNS server yang memperoleh data-data domain dan sub domain primary name server.
Kelebihan DNS :
  1. Mudah, DNS sangat mudah kerana user tidak lagi disusahkan untuk mengingat IP address sebuah komputer, cukup host name.
  2. Konsisten, IP address sebuah komputer boleh berubah, tapi host name tidak boleh berubah.
  3. Simple, DNS server mudah untuk dikonfigurasikan (bagi admin).

Komentar